DPRD Kota Medan Minta Pemko Harus Sikapi Masalah Banjir Dengan Serius


Medan | IPO – Permintaan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II harus disikapi serius untuk mengatasi banjir yang akhir-akhir ini kerap terjadi. Kalau ingin Kota Medan terhindar dari banjir, semua pihak terutama Pemko Medan harus lebih serius menyikapinya dan menggandeng instansi lain agar agar hasilnya bisa maksimal,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Medan Ir Parlaungan Simangunsong dan Paul Mei Anton Simanjuntak SH kepada Wartawan, Selasa (25/6).

Semua pihak harus bekerja serius menangani permasalahan ini, ujar Parlaungan. Sinergitas dari sejumlah pihak harus digalang dalam menanggulangi banjir yang kerap melanda Kota Medan. Jangan biarkan persoalan banjir berlarut-larut terjadi di Kota Medan ini, ujarnya. Target “Medan Menuju Bebas Banjir 2022” harus dikejar dan terwujud dalam waktu yang ditentukan. Kalau penanganan banjir masih dilakukan seperti ini, dikhawatirkan rencana itu hanya tinggal rencana. Kalau memerlukan lahan untuk penanggulangannya, Pemko dan BWSS II diharapkan bisa menyelesaikannya dengan melakukan pembayaran yang jelas, sebut Politisi yang akan duduk di DPRD Sumut pada periode mendatang.

Hal senada diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Paul MA Simanjuntak SH yang menyebutkan, kerjasama dan sinergitas antar lembaga pemerintahan itu perlu, agar tidak terjadi tumpang tindih. Selain itu pekerjaan akan terasa lebih ringan, begitu juga dananya. Prioritas utama dalam hal ini adalah rakyat agar merasa nyaman dan tidak khawatir kalau terjadi hujan deras yang akan mengakibatkan banjir. Kondisi sekarang ini, warga akan was-was kalau terjadi hujan lebat. Terutama warga yang tinggal di dekat sungai.

Selain itu, Pemko juga diharapkan bisa menata ulang drainase yang ada di Kota Medan. Penataan ulang yang dimaksud adalah melakukan perencanaan yang matang untuk mengatur jalannya air dari kota menuju sungai-sungai yang ada di Kota Medan. Saat ini, banyak kita lihat drainase di Kota Medan yang hasilnya tidak sesuai dan tidak tertata dengan baik. Di hulu bisa lebih lebar dari di hilir, akibatnya air yang mengalir dari hulu tidak tertampung di hilir. Sehingga air meluap ke jalan dan pemukiman warga.

Apapun kerjasama yang dilakukan Pemko dengan instansi lain yang berguna untuk masyarakat, pasti akan didukung DPRD Medan, ujar Politisi yang beristrikan Beru Barus ini mengakhiri.(Kevin)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *